Kamis, 12 Mei 2011

Some Reasons

Tanya: 'Aku dimana?'
Jawab: Saat ini aku ada di Pare-Kediri buat belajar English. Pasti teman bertanya-tanya kenapa aku masih ada di Indonesia, tepatnya ada di Pare.
Memang sejak 4 April lalu seharusnya aku sudah ada di Tokyo, Jepang. Tapi planning berubah. Dikarenakan adanya gempa dan tsunami yang melanda Jepang beberapa waktu lalu, serta ancaman reaktor nuklir, pihak Chuo University (calon kampusku) menawarkan pergantian study period. Dari april menjadi september. Setelah berdiskusi dan meminta saran dari kedua orang tua, akhirnya aku memutuskan untuk berangkat September saja. Untuk mengisi waktu luang, bapak menyarankan untuk belajar English saja di Pare-Kediri. Aku oke-oke saja. Dan berangkatlah aku dan adekku kesini.

Tanya: *Kenapa aku tidak kuliah saja sembari menunggu September?*
Jawab: Aku sudah mengajukan cuti kuliah selama 1 semester. Dan itu berarti aku tidak bisa mengikuti aktifitas perkuliahan. Termasuk ujian pendadaran. Lagipula, kalau aku tetap ikut kuliah semester 6 ini, itu berarti semester depan (pada saat aku kukiah di Jepang) aku sudah semester 7. Padahal syarat untuk exchange undergraduate adalah: masih aktif kuliah dan di bawah semester 6. Teman-teman banyak yang bertanya tentang hal itu, tapi terlalu panjang untuk menjelaskan, aku cuma senyum aja. Ehehhee.. :D

Tanya: *Kenapa tidak dilulusin aja dulu kuliahnya terus kerja??? Daripada harus nunda kuliah trus ke Jepang?*
Jawab: Tiap nglamar kerja pasti ada syarat nilai IPK dan pengalaman. Selain ngejar IPK aku juga ingin ngejar pengalaman. Kalau aku bisa kuliah di Jepang walau sebentar,pasti akan jadi pengalaman yang sangat berharga untukku. Disana aku ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekalku nanti. Saat ini Tugas Akhir kuliahku sudah 80%, tinggal bimbingan terjemahan dan pendadaran (sidang). Aku berencana menyelesaikannya sepulang dari Jepang nanti. Alasan sederhana nya: waktu sidang kan pake bahasa Jepang tuh,siapa tau kalo dr sana kan bisa lebih capciscuss hehehe :D
Maklum lah sekarang masih tingkat rendah alias belum fluently.


Devi

Tidak ada komentar: