Minggu, 28 April 2013

Belajar dari Ustadz

Dari kemarin pagi mengetahui bahwa ustadz besar, HM.Jefri Al Buchori wafat, saya sendiri shock dan tidak percaya. Bagaimana mungkin beliau yang masih muda dan enerjik, begitu cepatnya dipanggil ke haribaanNya.
Saya browsing tentang kebenaran berita tersebut, dan ternyata memang benar.
Innalillahi wainnailaihi rojiun.
Ustadz Jefri Al Buchori yang biasa dipanggil Uje adalah pribadi yang low profile dan kharismatik. Meski saya hanya mengetahui beliau dari media, saya yakin Uje adalah sosok yang sangat baik terhadap orang-orang di sekitarnya. Terbukti pada saat beliau wafat kemarin, tak henti-hentinya para pelayat berdatangan dan ikut mendoakannya, di penjuru pelosok negri semua orang ikut mendoakan beliau, sholat ghaib untuk beliau. Ini
adalah bukti bahwa banyak orang mencintainya.
Saya membaca biografi singkat tentang beliau, jujur saya sangat kagum terhadap perjalanan hidup Uje. Hidup yang berliku, pada zaman mudanya sempat terjerumus narkoba, dll. Namun saya melihat beliau yang sangat tulus bertaubat kepadaNya, hingga menjadi sosok yang kita ketahui saat ini. Pendakwah yang dicintai seluruh lapisan masyarakat.
Saya sangat mengagumi perjuangan beliau, memerangi diri sendiri untuk berubah ke arah yang lebih baik. Allah tentu sangat meridhoi usaha beliau. Saya ingin mengambil nilai-nilai positif dari Ustadz gaul ini. Betapa beliau sangat rendah hati dalam berdakwah, mengena di hati, dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.
..
Selamat jalan Ustadz, semua orang mencintaimu, semoga Allah memberimu tempat di jannah-Nya. Amin ya robbal alamin..

Tidak ada komentar: